Lumajang – Mahasantri Kuliah Khidmah Nabawiyah (KKN) Ma’had Aly Assunniyyah Kencong yang tergabung dalam Posko 02, 03, 06, dan 08 menggelar kegiatan Dauroh Ramadhan di Masjid Jami’ Baitur Rohim, Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang, Rabu (04/03/2026). Kegiatan ini diikuti sekitar 90 santri dari berbagai Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) di wilayah tersebut.
Salah satu TPQ yang turut berpartisipasi adalah TPQ Sabilur Rosyad bersama beberapa TPQ lainnya yang berada di sekitar Pasrujambe.
Dauroh Ramadhan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari dengan rangkaian materi yang difokuskan pada pembinaan dasar-dasar ibadah, meliputi praktik wudhu, tata cara dan bacaan shalat yang benar, serta tahsin Al-Qur’an.
Materi yang disampaikan disesuaikan dengan jenjang dan kemampuan masing-masing kelas agar para santri dapat memahami pelajaran secara lebih optimal.
Dalam pelaksanaannya, para mahasantri tidak hanya menyampaikan materi secara klasikal, tetapi juga menerapkan metode pembelajaran interaktif yang disertai praktik langsung. Para santri diberi kesempatan mempraktikkan wudhu dan gerakan shalat secara bergiliran di hadapan pembimbing.
Pada sesi tahsin Al-Qur’an, para santri membaca secara bergiliran untuk kemudian dikoreksi makhraj dan tajwidnya. Antusiasme para santri terlihat sejak hari pertama kegiatan. Mereka mengikuti setiap sesi dengan penuh semangat.
Para mahasantri juga berupaya menciptakan suasana belajar yang nyaman dan menyenangkan agar materi yang disampaikan mudah dipahami serta tidak membosankan.
Salah satu asatidz setempat mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran para mahasantri memberikan manfaat besar bagi para santri TPQ.
“Kami merasa sangat terbantu dengan hadirnya para mahasantri KKN. Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat untuk memperbaiki bacaan Al-Qur’an dan pemahaman ibadah para santri,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan mahasantri KKN menyampaikan bahwa kegiatan dauroh ini merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat sekaligus upaya memperkuat pendidikan keagamaan di tingkat dasar.
“Kami berharap melalui Dauroh Ramadhan ini para santri semakin baik dalam membaca Al-Qur’an serta lebih memahami praktik ibadah sehari-hari,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, para mahasantri berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas ibadah dan kemampuan membaca Al-Qur’an generasi muda di Pasrujambe.
