MAHADALYASSUNNIYYAH.AC.ID, Tekung. Mahasantri Ma’had Aly Assunniyyah Kencong Jember peserta Kuliah Khidmah Nabawi (KKN) berpartisipasi dalam rangkain Musyawarah Ranting NU Desa Mangunsari Kecamatan Tekung Lumajang, Ahad (02/03/2025).
Acara yang digelar Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (NU) Desa Mangunsari ini berlangsung di MI Raudlotul Qur’an pada Ahad, 2 Maret 2025, dan dihadiri oleh para sesepuh NU Desa Mangunsari, pengurus PCNU Kecamatan Tekung, serta mahasantri KKN dari kelompok 6 Masjid Darut Taqwa dan kelompok 11 Masjid Barokatul Hasan.
Tradis Khotmil Qur’an menjadi pembuka acara sejak pagi hingga selesai setelah jamaah salat Ashar. Ketua Ansor Desa Mangunsari, Ustaz Kholil, menjelaskan bahwa Khotmil Qur’an sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari acara tersebut.
“Kegiatan ini telah diwariskan oleh para sesepuh desa dan selalu diawali dengan Khotmil Qur’an di tempat yang sama. Musyawarah ranting NU ini diadakan setiap lima tahun sekali untuk memilih ketua ranting NU serta mendengarkan laporan pertanggungjawaban dari kepengurusan sebelumnya,” ujarnya.
Dalam proses pemilihan Ketua Tanfidziyah, sistem Ahlul Halli Wal ‘Aqdi diterapkan dengan menyerahkan keputusan kepada lima orang sesepuh desa yang dipercaya.
Adapun mekanisme pemilihan dilakukan secara Asimilasi, di mana moderator menawarkan tiga kandidat yang dianggap layak sebagai ketua. Namun, sebelum kandidat kedua dan ketiga diumumkan, hadirin sudah lebih dulu memilih kembali ketua sebelumnya, yakni Bapak Faizin, yang juga merupakan Kepala Sekolah MI Raudlotul Qur’an.
Acara ditutup dengan doa dan buka bersama jajaran pengurus PCNU Kecamatan Tekung serta Pengurus Ranting NU Desa Mangunsari.
