MAHADALYASSUNNIYYAH AC.ID, Tekung. Mahasantri Ma’had Aly Assunniyyah Kencong Jember peserta Kuliah Khidmah Nabawi (KKN) resmi ditarik dari tempat mereka bertugas di beberapa Masjid di Kecamatan Tekung. Hal itu ditandai dengan pengajian umum peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Babus Salam Desa Wonogrio Kecamatan Tekung, Kamis (20/03/2025).
Pengasuh Pondok Pesantren Assunniyyah Kencong Jember, KH Ahmad Ghonim Jauhari atau Gus Ghonim dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada para takmir yang menerima dan membimbing para mahasantri dengan ikhlas.
“Saya sungguh sangat bahagia tak terkira, para santri diterima dengan baik, mereka belajar di pesantren kemudian disebarkan kepada masyarakat,” ungkap Gus Ghonim.
Gus Ghonim menjelaskan, mahasantri dan mahasiswa itu sama, beda dalam penerapan bahasa, karena di Assunniyyah para santri ada yang kuliah di Universitas Al Falah Assunniyyah (UAS) dan ada pula yang kuliah di Ma’had Aly yang nanti gelarnya sama S1 dan ada KKN-nya.
“Kalau KKN-nya Mahasantri harus di masjid dan musala yg bersinambung dengan apa yang dipelajari mahasantri, yaitu ulumul hadits harus menyebarkan ajaran Rasulullah. Mudah-mudahan hadirin lebih mengenal Mahasantri Assunniyyah sehingga ta’alluq dan memondokkan anaknya di Assunniyyah Kencong Jember,” imbuhnya.
Sementara itu, mewakili para mediator, Zainul Hasan yang sekaligus takmir Masjid Babus Salam mengaku sangat senang dan terbantu dengan adanya mahasantri sehingga masjid semakin makmur dan padat kegiatan.
“Sangking senangnya masyarakat minta tambah, khusus disini kami request mahasantri yang bisa bahasa madura. Alhamdulillah adanya teman teman KKN semakin memakmurkan masjid, ada kajian, ada dzikir. Alhamdulillah manfaat, ada yg bantu panen terong, saya secara khusus minta nambah 5 hari, tahun depan mohon bisa ditempati kembali disini,” pungkasnya.
