Lumajang — Mahasantri peserta Kuliah Khidmah Nabawy (KKN) Ma’had Aly Assunniyyah Kencong Jember di Pasrujambe melaksanakan pengabdian kepada masyarakat dengan membantu proses perawatan jenazah di lingkungan sekitar masjid yang menjadi posko kegiatan, Sabtu (21/2/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pengabdian mahasantri peserta yang tengah menjalankan program pembelajaran berbasis praktik di tengah masyarakat.
Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan tersebut juga menjadi media pembelajaran langsung dalam mempraktikkan tata cara pemulasaraan jenazah sesuai tuntunan syariat Islam, mulai dari tahap awal hingga proses akhir, dengan pendampingan tokoh masyarakat setempat.
Koordinator kegiatan menjelaskan bahwa keterlibatan mahasantri peserta menjadi bagian penting dari proses pendidikan keagamaan yang aplikatif.
“Mahasantri tidak cukup hanya memahami teori fikih jenazah di kelas, tetapi juga harus mampu mengamalkannya secara langsung agar siap melayani kebutuhan umat,” ujarnya.
Selain membantu keluarga duka, para mahasantri juga turut mempersiapkan rumah warga untuk pelaksanaan tahlil bersama setelah prosesi pemberangkatan jenazah. Hal ini menjadi wujud kebersamaan sekaligus memperkuat nilai gotong royong dan tradisi keagamaan yang telah mengakar di masyarakat.
Salah seorang tokoh warga mengapresiasi kehadiran mahasantri peserta yang dinilai sangat membantu.
“Kami merasa terbantu dengan kehadiran para mahasantri. Ini bukan hanya bantuan tenaga, tetapi juga bentuk kepedulian dan pelayanan keagamaan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Di samping kegiatan sosial tersebut, para mahasantri juga aktif memakmurkan masjid melalui berbagai kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan, sehingga keberadaan mereka memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.
